Bersumber dari sebuah perbincangan santai dua wanita pada suatu siang di sebuah tempat makan yang masih dalam area FISIP UI, beberapa bulan lalu.
Diawali dengan sebuah pertanyaan.
"Lo kalo lagi makan sama cowok lo, makannya jadi sedikit ato biasa aja ato malah banyak?"
Dan ternyata, bagi sebagian wanita, istilah makan cinta bukan cuma isapan jempol. Bukannya jaga image ngga mau makan banyak, takut melar, dan lalalalanya. Tapi sebagian dari kami, ternyata, bisa merasa cukup hanya dengan melihat pasangan makan. Apalagi pasangan yang suka makan bergentong-gentong.
Duduk dan makan bersama dengan orang yang dicintai bisa menguapkan rasa lapar, atau menjadi kenyang dengan sendirinya. Entah ada atau tidak teori yang bilang bahwa rasa senang bisa mereduksi lapar, tapi sebagian dari kami, menganggap dan merasa bahwa kenyang bisa bersumber dari rasa senang dan sayang. Bukan cuma dari makanan.
"Nikah sama cowok belom kerja, mau makan apa lo? Makan cinta?"
Well, that (could) make sense. :p






5 comments:
buahahahaha.. syapa dua wanita itu ? ;)
klo pacaran masih bisa makan cinta, klo udah nikah sorry sorry aja jek, mane bisa ?
Makan ati liat asep dari dapur tetangga yeeee... :P
gak usah sampe masuk dapur tetangga, dr halaman rumah tetangga aja lebih hijau. duuuuuaaarrr...
kocak nih
gapapa kali, cowok belum kerja, tapi klo harta orang tuanya bisa ngidupin 10 generasi ke bawah.. ahahaay.. yang penting mah, halal n barakah, ga mendekatii zinaa.. aheey
Post a Comment