It's all thanks to kiprah penulis-penulis Indonesia di Twitter, akhir-akhir ini nongkrongin Twitter jadi lebih menyenangkan dari biasanya. Ada #iramahari yang merangkum sumber irama hari orang-orang, ada #tentangayah, dan ada.. #rindu.
#iramahari yang menginspirasi, #tentangayah yang bikin terharu, sementara #rindu ini yang lebih bikin ketawa. Search #rindu di Twitter, real-time resultsnya seru-seru dan lucu banget :) dari yang puitis beneran, labil abis-abisan, sampe yang garingnya ngga nahan kayak: #rindu itu salah satu finalis AFI, atau #rindu itu agama. <-- menurut lo? <_<
Dan ini adalah penjelasan tentang #rindu, yang terbaik yang bisa gw temukan.
(berhubung gw ngga punya tumblr, jadi reblog di sini boleh ya, Kak @rahneputri? Saya akan sering-sering mampir ke tumblr Anda! :) )
Rindu Itu
Rindu adalah rentang, sebuah panjang yang tak ingin kau ukur. sebuah pilu yang kau ingin kubur.
Rindu adalah ketiadaan penghuni dalam ruang antara taman hati dan semesta pikirmu.
Rindu adalah jeda, untuk lebih mencintaimu
Rindu adalah sejenis penyakit, menyerang paru-parumu, meneror detak jantungmu, mencemari alur pikirmu. Hati-hati dengan rindu, ia bs menyakitimu.
Rindu adalah senyawa, menyamar menjadi oksigen, kala kau menempatkan bayangannya dalam membran kepala.
Rindu itu, hitungan langkah kaki untuk mendekat denganmu.
Rindu itu, adalah segelas pelukan. Kau siapkan dan jaga agar tetap hangat. Hingga ia menghampirimu.
Rindu itu, kala aku lupa not derit langkah kakimu di terasku. Melodi yang hilang, lagu yang usang. Kuulang sampai kau datang.
Rindu itu, adalah waktu dimana aku menjadi pelukis. Kala ketidaktentraman membuatku terpejam. Kulukis bayanganmu dalam kelopak mataku.
Rindu itu penawar ulung, kau bisa jual apa saja untuk menghabiskannya. Kau jual waktu dan jarak, dan bahkan energimu.
Rindu adalah gema suara yang terngiang di telinga, terputar berulang dalam benak jiwa
Rindu itu keikhlasan untuk tak bersua, tak senada dan tak seirama dalam sepotong waktu yang ada. Sementara.
Rindu itu adalah gairah menggebu untuk bertemu dalam rintihan waktu.
Rindu adalah ketaklukanku, atas harapan pada setiap pori-pori dan wujud nyatamu, agar singgah hadapanku.
Rindu itu ketaklukanku atas bayanganmu.
Rindu itu lonceng waktu, untuk selalu mengingatmu.
Rindu itu, menutup mata kala terjaga. Mengharap kau ada saat esok tiba.
Rindu itu indra perasa, dan semua berubah menjadi pahit seketika.
Rindu itu adalah, ketika aku terpaku pada guratan wajah berpigura di sudut kamarku.
Rindu itu bibit, awal kegilaanku tentangmu.
Rindu itu perkara. Membuatmu terpuruk dlm penjara, menunggu bebas, menunggu lepas. Oleh sebait suara dan sesosok bayangan jiwa.
Ketika hatiku berteriak di kejauhan, dan hanya kau yang mendengar. Itulah rindu.
Rindu itu waktu dan aku.
Again, source: http://sadgenic.tumblr.com/post/696982679/rindu-itu
(tumblr. is somewhat melancholic, as always. ;) )
Gw sendiri, #rindu makan manggis. #rindu menebak berapa isinya. Sumpah ngga boong, #rindu banget sampe nelen ludah sambil nulis ini.
Aduh, ini #rindu atau #ngidam ya?






0 comments:
Post a Comment